Apa itu Bulan Rabiul Akhir? Berikut Sejarah, Makna dan Amalan yang Bisa Diamalkan Umat Islam

Table of Contents

Mengenal Bulan Rabiul Akhir

Rabiul Akhir, juga dikenal dengan nama Rabi’uts Tsani, adalah bulan keempat dalam kalender Hijriah. Secara bahasa, kata Rabi’ berarti “musim semi”, sedangkan Tsani berarti “kedua”. Dengan demikian, Rabiul Akhir bisa dimaknai sebagai “musim semi kedua”.

Bulan ini hadir setelah Rabiul Awal yang terkenal sebagai bulan kelahiran Rasulullah SAW. Meski tidak seterkenal Ramadhan atau Muharram, Rabiul Akhir tetap memiliki kedudukan penting karena termasuk dalam penanggalan Islam yang sarat sejarah.

Sejarah dan Peristiwa Penting di Bulan Rabiul Akhir

Berbeda dengan bulan lain, Al-Qur’an maupun hadits tidak secara khusus menyebutkan peristiwa besar yang terjadi pada Rabiul Akhir. Namun, beberapa catatan sejarah Islam menyebutkan bahwa pada bulan ini terjadi sejumlah peristiwa:

Wafatnya Khalifah Umar bin Abdul Aziz

Umar bin Abdul Aziz, khalifah dari Bani Umayyah yang dikenal adil dan zuhud, wafat pada bulan ini. Beliau sering dijuluki sebagai khalifah kelima karena kepemimpinannya yang menyerupai Khulafaur Rasyidin.

Sejarah Perang di Masa Sahabat

Beberapa riwayat menyebutkan bahwa sejumlah peristiwa peperangan kecil melawan kaum musyrikin terjadi di bulan ini. Hal ini menunjukkan bahwa Rabiul Akhir juga menjadi bagian dari perjalanan panjang dakwah Islam.

Meski tidak sebanyak peristiwa monumental seperti Rabiul Awal, bulan ini tetap sarat makna karena mengingatkan umat Islam pada pentingnya melanjutkan perjuangan Rasulullah SAW dan para sahabatnya.

Keutamaan Bulan Rabiul Akhir

Tidak ada dalil yang secara spesifik menjelaskan keutamaan bulan Rabiul Akhir dibanding bulan lainnya. Namun, sebagai bagian dari penanggalan Islam, setiap bulan Hijriah adalah kesempatan untuk memperbanyak amal.

Rasulullah SAW bersabda:

“Amal yang paling dicintai Allah adalah amal yang dikerjakan secara konsisten, meskipun sedikit.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menjadi pengingat bahwa keutamaan bulan bukan hanya terletak pada peristiwa sejarahnya, tetapi pada bagaimana umat Islam memanfaatkannya untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah.

Amalan yang Bisa Dilakukan di Bulan Rabiul Akhir

Karena tidak ada amalan khusus yang ditetapkan syariat untuk Rabiul Akhir, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal-amal umum yang berpahala besar, antara lain:

Memperbanyak Shalawat dan Dzikir

Mengingat bulan sebelumnya (Rabiul Awal) identik dengan Maulid Nabi, memasuki Rabiul Akhir sebaiknya tetap dilanjutkan dengan memperbanyak shalawat agar cinta kepada Rasulullah tetap terjaga.

Sedekah dan Infaq

Membantu sesama adalah salah satu wujud meneladani akhlak Rasulullah SAW. Sedekah bisa dilakukan dengan harta, tenaga, maupun sekadar senyuman.

Mempelajari Sirah Nabi dan Sahabat

Kisah perjuangan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat menjadi inspirasi bagi umat Islam untuk tetap istiqamah dalam menjalankan syariat.

Tilawah dan Tadabbur Al-Qur’an

Membaca Al-Qur’an dengan tadabbur akan menghidupkan hati dan menambah iman.

Doa Bersama Keluarga

Jadikan Rabiul Akhir sebagai momentum mempererat ukhuwah dalam keluarga dengan doa bersama, membaca shalawat, dan menghidupkan sunnah sehari-hari.

Makna Rabiul Akhir bagi Umat Islam

Meski tidak memiliki perayaan khusus, bulan Rabiul Akhir mengajarkan konsistensi dalam beribadah. Jika Rabiul Awal penuh dengan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW, maka Rabiul Akhir adalah fase untuk menjaga semangat itu dengan amal nyata.

Makna lain dari bulan ini adalah refleksi: bahwa perjalanan hidup Rasulullah, para sahabat, dan tokoh Islam setelahnya adalah rangkaian perjuangan yang harus kita lanjutkan. Dengan istiqamah dalam amal, umat Islam dapat meneladani semangat dakwah yang tidak pernah padam.

Penutup

Rabiul Akhir adalah bulan keempat dalam kalender Hijriah yang sering luput dari perhatian umat Islam. Meski tidak ada peristiwa besar yang diabadikan dalam Al-Qur’an maupun hadits, bulan ini tetap penuh makna.

Dengan memperbanyak shalawat, dzikir, sedekah, serta menghidupkan sunnah Rasulullah SAW, umat Islam bisa menjadikan Rabiul Akhir sebagai momentum untuk memperkuat iman dan meneguhkan cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.

Referensi:

Al-Qur’an

Shahih Bukhari & Muslim

Ibn Katsir, Al-Bidayah wa An-Nihayah

Imam An-Nawawi, Riyadhus Shalihin

Bagikan Artikel Ini di :
Picture of Irvan Nahrowi

Irvan Nahrowi

Irvan Nahrowi is the founder of Nusalamify.com, a platform that aims to integrate Islamic values into the digital realm.