Penciptaan Nabi Adam: Dari Tanah Hingga Penolakan Iblis

penciptaan-nabi-adam-dari-tanah

Table of Contents

Sahabat pernah bertanya-tanya, dari apa sebenarnya manusia pertama diciptakan? Kenapa Allah memerintahkan malaikat untuk sujud kepada Adam, dan mengapa Iblis menolak perintah itu? 

Kisah penciptaan Nabi Adam bukan sekadar sejarah, tetapi fondasi penting yang mengajarkan tentang asal-usul kita, keistimewaan manusia, sekaligus awal permusuhan dengan setan.

Mari kita bahas bersama secara lengkap.

Nabi Adam Diciptakan dari Tanah

Allah Swt. berfirman:

“Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari tanah liat kering yang berasal dari lumpur hitam yang diberi bentuk.”
(QS. Al-Hijr: 26)

Nabi Adam diciptakan dari tanah yang dikumpulkan dari berbagai penjuru bumi—ada yang hitam, putih, merah, dan lain-lain. Dari sinilah, keturunan Adam juga beraneka warna kulit dan sifat.

Setelah Allah membentuk jasad Adam dari tanah, ruh ditiupkan kepadanya. Saat ruh masuk ke kepalanya, Adam bersin dan mengucapkan “Alhamdulillah”, lalu Allah menjawab, “Yarhamukallah” (semoga Allah merahmatimu).

Keistimewaan manusia tampak dari sini: kita diciptakan dari tanah yang sederhana, tetapi diberi akal, ilmu, dan kedudukan mulia sebagai khalifah di bumi.

Malaikat Sujud kepada Nabi Adam

Setelah penciptaan Adam, Allah mengajarkan kepadanya nama-nama segala sesuatu—pengetahuan yang tidak dimiliki malaikat (QS. Al-Baqarah: 31-33).

Kemudian Allah memerintahkan seluruh malaikat untuk sujud kepada Adam sebagai bentuk penghormatan, bukan ibadah. Sujud ini menunjukkan keutamaan Adam karena ilmu dan peran besar yang Allah tetapkan baginya.

Semua malaikat langsung taat. Mereka tunduk, karena memahami perintah Allah adalah mutlak.

Penolakan Iblis terhadap Perintah Allah

Namun, ada satu makhluk yang menolak: Iblis. Ia berasal dari golongan jin, diciptakan dari api. Iblis berkata:

“Aku lebih baik darinya. Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah.”
(QS. Al-A’raf: 12)

Kesombongan inilah yang membuat Iblis dilaknat dan diusir dari rahmat Allah. Ia pun bersumpah akan menyesatkan anak cucu Adam hingga hari kiamat (QS. Al-A’raf: 16-17).

Sejak saat itu, permusuhan antara manusia dan setan dimulai.

Kisah lengkap perjalanan Nabi Adam dari penciptaan hingga wafat dapat kamu baca di artikel Kisah Nabi Adam Lengkap.

Kesimpulan

Penciptaan Nabi Adam adalah awal sejarah manusia. Dari tanah yang sederhana, Allah menciptakan makhluk mulia yang diberi akal dan ilmu. Peristiwa malaikat sujud dan penolakan Iblis mengajarkan tentang pentingnya ketaatan, bahaya kesombongan, dan kewaspadaan terhadap godaan setan.

Setelah diturunkan ke bumi, Nabi Adam berdoa memohon ampun. Doa tersebut kini dikenal sebagai doa taubat Nabi Adam. Baca selengkapnya di artikel Doa Nabi Adam

Dengan memahami kisah ini, kita diingatkan bahwa asal kita sama, tugas kita mulia, dan perjalanan hidup di dunia adalah ujian menuju Allah.

Referensi

  • Al-Qur’an Surat Al-Hijr: 26-29, Shad: 71-72, Al-Baqarah: 30-34, Al-A’raf: 11-18
    Ibnu Katsir, Qashashul Anbiya’
  • Tafsir Ath-Thabari
  • Muslim & Bukhari, Kitab Shahih
Bagikan Artikel Ini di :
Picture of Irvan Nahrowi

Irvan Nahrowi

Irvan Nahrowi is the founder of Nusalamify.com, a platform that aims to integrate Islamic values into the digital realm.